Mengukur Kekuatan Baja Ringan

Mengukur Kekuatan Baja Ringan harus dengan perhitungan yang tepat dan oleh ahlinya. Terlebih jika baja ringan untuk penggunaan rangka atap dengan bentangan besar dari 8 m – 20 m. Tentunya harus terlebih dahulu kita melakukan perhitungan agar struktur aman. Apakah baja ringan kuat? itu mungkin menjadi pertanyaan sebagian besar orang tentang material ini. Ya, material ini termasuk material baru berbanding dengan material lainnya seperti besi, baja berat, kayu yang penggunaannya sudah lebih dahulu. Baja ringan mulai terkenal beberapa dekade belakangan dan perannya sudah mulai menggantikan material lain seperti kayu dan besi di beberapa jenis konstruksi.

Setelah dilakukan riset panjang, standarisasi dan pematenan akhirnya material satu ini telah ‘sah’ penggunaannya di dunia konstruksi. Bahkan sekarang ini sedang hits pemakaiannya di Indonesia. Tentu ada sebab mengapa baja ringan sangat kuat padahal material ini ringan. Salah satunya yaitu penambahan dan perpaduan unsur pada baja ini.

Mengukur Kekuatan Baja Ringan Dengan Perhitungan Software SAP 2000

Berdasarkan perhitungan menggunakan SAP 2000 pada proyek rangka atap rumah customer kami di Komp. Mega Cinere, beban mati dan hidup yang bisa ditumpu oleh baja ringan kanal C75 tebal 0.75 mm merek TASO (AZ 150) sebagai Kaso dan tipe hat dengan tebal 0.4 mm sebagai reng dengan atap genteng beton monier berat -+ 4,5 kg/pcs atau 60 kg / m2 (dilebihkan), Jarak antar kuda2 1 m, bentangan 12 m sebagai berikut:

2. ASUMSI PEMBEBANAN

1. BEBAN MATI (DEAD)

Perhitungan berat sendiri struktur secara otomatis oleh program computer berdasarkan property dari tiap batang.

– Berat atap MONIER : 60 kg/m2 Berat Reng 0,6 x 4 x 1,1 : 2,7 kg/m2 – Berat atap + reng + Baut : 62,7 kg/m2 – Berat plafon + rangka + gantung lampu standart : 17 kg/m2 Jadi BEBAN MATI (DEAD) di kuda kuda : 79,7 kg/m2 Beban

-beban Mati merupakan beban yang akan dipikul oleh kuda-kuda yang dihitung merupakan beban yang nanti akan menjadi beban tetap, beban tersebut telah di hitung dengan jarak rencana antar kuda kuda (Jarak antar kuda kuda 100 cm max)

2. BEBAN HIDUP (LIVE) – Beban Orang : 100 kg – Beban Hujan : 25 kg/m2 Jadi BEBAN HIDUP ( LIVE) : 30 kg/m2 Beban pekerja sementara yang akan dipikul oleh kuda kuda selama pelaksanaan pekerjaan dan perwatan nantinya.

3. BEBAN ANGIN (WIND) – Wilayah DEPOK (V) :100km/jam – Berat angin dasar = 1/16 V2 1/16x(27.78m/dt)2 : 50 kg/m2 Angin Tekan Kemiringan 35o (0.02 x 350– 0.4) x 50 kg /m2 : 15 kg/m2 Berat di Kuda-Kuda : 15 kg/m1 Angin Hisap Kemiringan 350 (0,40) x 15 kg/ m2 : 6 kg/m2 Berat Di Kuda-kuda : 6 kg/m1

Dan dengan perhitungan beban tersebut kita menghasilkan analisis struktur kuda2 berikut:

Mengukur Kekuatan Baja Ringan dengan software SAP 2000
hasil analisis gambar tinjau kuda-kuda baja ringan berdasarkan indikator warna di mana kuda-kuda di atas berwarna biru

Dari gambar di atas ada 5 indikator warna

  1. Biru: sangat aman
  2. Hijau: Aman
  3. Kuning: rentan
  4. oranye: Tidak aman
  5. Merah: Tidak kuat

Alhamdulillah rumah customer kami pun bersasarkan dari perhitungan dan gambar ini setelah melewati berbagai cuaca dan gempa kecil pada awal 2022 kemarin yang menimpa jakarta sampai sekarang rangka atapnya masih kokoh berdiri.

Baca juga: Mengenal atap uPVC alderon yang mempunyai banyak keunggulan

Dari Referensi Lain

Mengukur kekuatan baja ringan kekuatan struktur Pada bentang 16 meter tanpa tumpuan tengah pada baja ringan aman dan tergolong efektif dan efisien. Hasil analisis passed 65% dari maksimal 80% tingkat tertinggi yang mampu di tahan struktur. Sumber: ANALISIS STRUKTUR RANGKA BAJA RINGAN DAN BAJA BERAT DENGAN APLIKASI BRICSCAD Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Abdurrab

Penelitian pada dua benda uji kuda-kuda baja ringan dengan bentang yang berbeda yaitu 6 m dam 8 m mengunakan genteng keramik dengan merk KIA yang beratnya 43,4 Kg/m,2 ini lebih berat dari genteng beton yang memiliki berat 40 Kg/m2, sebagai beban mati merata. Pengujian eksperimen rangka atap yaitu dengan memberikan beban statik dengan pembebanan bertahap pada rangka atap baja ringan. Sebagai verifikasi dilakukan analisis Metode Elemen Hingga menggunakan SAP 2000 serta perhitungan dengan teori kegagalan Von-Mises. Hasilnya dari penelitian ini adalah pada benda uji 6m beban maksimum yang direncanakan 343% dari berat total beban genteng kuda-kuda dengan jarak 1,2m terpenuhi. Sumber: ANALISIS DAN PENGUJIAN KEKUATAN KUDA-KUDA BAJA RINGAN PROFIL TIPE C DENGAN BEBAN STATIK, DAYANG EKI YANWARI, Prof. Ir. Bambang Suhendro, M.Sc., Ph.D. Teknik Sipil UGM.

Mengapa Material ini Kuat padahal ringan? Yuk, Lihat Komposisi Bahannya Dan Spek-nya

Baja ringan adalah baja canai dingin (cold formed) dengan kualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis namun kekuatannya tidak kalah dengan baja konvensional. Tegangan tarik pada baja ringan termasuk tinggi yaitu G550. Baja G550 berarti baja memiliki kuat tarik 550 MPa (Mega Pascal). Baja ringan adalah Baja High Tensile G-550 (Minimum Yeild Strength 5500 kg/m2) dengan standar bahan ASTM A792, JIS G3302, SGC 570.
Untuk melindungi material baja mutu tinggi dari korosi, harus ada pelapisan pelindung (coating) secara memadai. Berbagai metode untuk memberikan lapisan pelindung guna mencegah korosi pada baja mutu tinggi telah dikembangkan. Jenis coating pada baja ringan yang beredar adalah Galvanized, Galvalume, atau sering juga orang sebut sebagai zincalume dan sebuah produsen mengeluarkan produk baja ringan dengan menambahkan magnesium yang kemudian terkenal dengan ZAM, pengembanganya sejak 1985, menggunakan lapisan pelindung yang terdiri dari: 96% zinc, 6% aluminium, dan 3% magnesium.

Bagaimana Sobat Amanah, apakah anda sudah mengetahui tentang baja ringan yang sedang tren ini? Tentunya anda tertarik menggunakan material ini untuk rangka atap atau kegunaan lainnya karean sudah terbukti kuat, ya..

Jika anda tertarik kami siap melayani anda untuk menyediakan material baja ringan atau pun jasa pasangnya. Silakan hubungi kami di bawah ini untuk info lebih lanjut:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: copyright © amanahbaja.com